Pemimpin Senior gerakan perlawanan Hamas, DR. Mahmud Zehar menegaskan, pihaknya tidak akan membeda-bedakan tawanan Palestina dan tidak akan menyepakati pertukaran kecuali dengan pembebasan seluruh tawanan yang divonis tinggi oleh Israel.

Pernyataan ini diungkapkan Zehar dalam acara peringatan tawanan Sabtu (18/4) yang bertema “tawanan kita… sampai kapan ?”. ia mengatakan, gerakanya mampu melakukan yang dulunya tabu bagi Israel dalam perundingan pertukaran tawanan.

Sementara itu terungkap bahwa Israel telah mengusulkan pembebasan seluruh tawanan Jalur Gaza sebagai imbalan bebasnya serdadu Shalit. Ia mengatakan, namun kami menolak hal itu dan kami sampaikan melalui mediator Mesir bahwa Hamas tidak membeda-bedakan mana tawanan Gaza, mana tawanan Tepi Barat ataupun tawanan Palestina jajahan 48. Pihaknya tidak membeda-bedakan antara satu tawanan dengan yang lainya. Di sisi lain Hamas juga tidak akan pernah menyapakati perundingan transaksi pertukaran tawanan dengan Israel tanpa pembebasan seluruh tawanan yang divonis tinggi oleh mahkamah Israel.

Ia menyebutkan, sejumlah tawanan yang berumur dibawah 18 tahun serta para aleg Palestina masih mendekam di dalam penjara Israel, tidak termasuk dalam tuntutan Hamas. Pada tahap pertama Hamas meminta pembebasan 450 tawanan.

Sementara itu, Entitas Israel telah menyepakati sejumlah besar nama-nama yang diminta Hamas yang terdiri dari 450 tawanan. Dan setelah dua bulan kemudian Israel akan membebaskan kembali 550 tawanan lainya.

Adapun terkait dengan dialog nasional Palestina, Zehar menyebutkan, faksi perlawanan berhasil menyapakati sejumlah point. Hanya tinggal beberapa point kecil saja yang belum disepakati. Namun diakui point-point tersebut mempunyai efek yang cukup besar dalam setrategi Palestina.

Ia menambahkan, kami tidak ingin situasi Gaza terulang kembali di Tepi Barat. Dinas keamanan yang ada di Tepi Barat saat ini, tidak mungkin kembali ke Gaz. Demikian juga sejumlah orang yang telah melakukan kejahatan terhadap rakyat tidak mungkin kembali ke Tepi Barat.

Categories:

Leave a Reply